SELAMAT DATANG

MATERI ENSIKLOPEDI PUASA - ZAKAT DAN MATERI LAIINYA YANG DISESUAIKAN DENGAN BUKU - Pemberdaya Situs ATB Of Indonesia

Friday, December 15, 2017

BEBERAPA AKHLAK MANUSIA

Akhlak seseorang terbagi atas :

1.   AKHLAK KEPADA TUHAN
2.   AKHLAK KEPADA DIRINYA SENDIRI
3.   AKHLAK KEPADA SESAMA MANUSIA DAN
4.   AKHLAK KEPADA SELURUH ISI ALAM INI.

     Akhlak seseorang akan menjadi penentu selamat atau celaka dalam menjalani kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.

     Menurut Imam Ghozali akhlak itu adalah : "Hal ihwal yang melekat pada diri seseorang, dari padanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa mudah dipikir terlebih dahulu". Apabila hal ihwah itu menimbulkan prilaku yang baik sesuai dengan Aqidah dan Syariah maka prilaku itu dinamakan  Akhlakul Karimah yakni akhlak yang baik dan terpuji. Tetapi apabila prilaku itu buruk maka prilaku itu dinamakan Akhlak Mazmumah (akhlak yang buruk).

Thursday, December 14, 2017

PENGERTIAN KATA AGAMA

     Kata Agama berasal dari bahasa Sansekerta, dalam bahasa inggrisnya disebut Religion atau Religi yang artinya kepercayaan atau penyembahan kepada Tuhan. Dalam peristilahan yang terdapat didalam Al-Qur'an kata Addiinu sama pengertiannya dengan kata Agama apabila kata itu berdiri sendiri.



     Dinul Islam adalah suatu ajaranan yang diwahyukan Allah SWT dengan peraturan Nabi dan Rasul-Nya yang berisi : Perintah, Larangan, Nasihat, Peringatan, Ancaman, serta Do'a-do'a untuk umat manuisa agar pemeluknya mendapatkan keselamatan, Keberkahan, Kebahagiaan, dan kesejahteraan hidup didunia sekarang ini maupun di akhirat kelak.

PENGERTIAN AL-ISLAM
     Islam berasal dari bahasa Arab yang menurut arti bahasa yaitu diambil dari kata-kata:
1.    Aslama artinya 
       berserah diri

2.    Salima artinya 
       Selamat sentosa. maka orang-orang yang berpegang teguh pada ajaran Islam, tunduk, taat, rela, dan ikhlas menjalankan peraturan yang ada dan bersedia menginggalkan apa-apa yang dilarang Islam serta menjalankan apa yang diperintahkan-Nya maka beliau akan selamat sejahtera dan bahagia hidupnya baik dalam kehidupan didunia sekarang ini maupun di alam kubur (akhirat) nanti.
Ingatlah sabda Rasulullah SAW yang artinya: "Aku tinggalkan kepada kalian dua pusaka, tidaklah kalian akan tersesat selamanya kalau kalian masih berpegang teguh kepada keduanya yakni Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya".

3.    Sallamun artinya
       Tangga, jenjang keatas, maka mengandung pengertian bahwa Islam akan menjadi tangga dalam mencapai derajat kemanusiaan yang tinggi apa bila pemeluk-pemeluknya mau meresapi, menjalankan dan mengamalkan ajaran-ajaran-Nya.

DALAM AJARAN ISLAM ADA TIGA HAL YANG POKOK:
1.    Aqidah (Keimanan/ Kepercayaan)
2.    Syariah (Islam)
3.    Akhlak (Ihsan)

* AQIDAH
Yaitu dasar-dasar kepercayaan (keyakinan) kepada Allah SWT. Agama Islam mengajarkan bahwa Tuhan itu hanya satu, yakni Allah SWT. Dialah yang menciptakan alam semesta ini.

*SYARIAH
Yaitu ketentuan yang sudah tercantum dalam hukum-hukum Allah SWT yang harus dipatuhi dan dilaksanakan.

*AKHLAK
Yaitu perangai atau tingkah laku seseorang. Apabila akhlak seseorang baik maka orang tersebut akan mendapatkan kedudukan yang mulia dan apabila akhlak seseorang itu rusak maka orang tersebut terpandang hinadan rendahlah derajatnyasebagai manusia. Tegasnya tinggi atau rendahnya nilai kemanusiaan seseorang dapat dilihat dari akhlaknya.

     Akhlak seseorang terbagi atas : KLIK UNTUK MEMBACA MATERI SELANJUTNYA.

WAJIB BELAJAR

    Wajib Belajar adalah suatu kewajiban bagi kita semua. Agama Islam telah menganjurkan kepada pemeluknya untuk mencari ilmu sejak dari buaian ibu sampai masuk keliang lahat. Ilmu disini tentunya ilmu yang memberikan manfaat kepada kita semua yang dapat menyelamatkan hidup dan kehidupan kita dari dunia sampai akhirat kelak. Karena dengan ilmu apapun yang kita kerjakan tentunya akan menjadi mudah. 




Ilmu adalah sumbernya segala kekuatan. Ilmu  juga adalah cahaya, penerang bagi kehidupan. Sehingga Nabi Muhammad SAW, berpesan: "Tuntutlah ilmu (pengetahuan) walaupun di negeri cina". Betapa besar manfaat dan pengaruhnya ilmu bagi kehidupan seseorang. bekerja tanpa mengetahui ilmunya hasilnya tidak akan memuaskan. Begitu pula ibadah yang tiada dibarengi dengan ilmunya, tidak akan diterima oleh Allah SWT. dalam hal ini Allah Berfirman :


Artinya :
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". QS. Al-Mujadalah : 11)

Perhatikan hadits Nabi SAW dibawah ini :



Artinya : Nabi SAW telah bersabda : "Carilah kamu ilmu sekalian sejak dari buaian sampai masuk liang lahat". (al-Hadits).

dan Rasulullah SAW telah bersabda pula :


Artinya : Mencari ilmu itu wajib atas orang-orang muslim dan muslimat (HR. al-Baihaqi).

     Para pelajar semua, jangan sampai lupa bahwa apapun ilmu yang kita pelajari, apapun ilmu yang kita kuasai tentunya bukan untuk membanggakan diri sendiri, bukan untuk menyombongkan dirimu kepada orang lain, jangan beranggapan bahwa dirimulah yang paling pandai diantara teman-teman yang lain. Tuntutlah dan carilah ilmu sebanyak-banyaknya demi untuk kesejahteraan dan kebijakan bersama serta yang teramat penting adalah untuk mendapatkan ridlo dari Allah SWT.


  Berbuatlah amal kebaikan kepada sesama dengan penuh ikhlas. Amal kebajikan yang kita laksanakan semata-mata karena Allah yakni mengharapkan keridloan-Nya. Dan jangan sekali-kali ingin dipuji.

   Agar kalian tidak salah jalan, agar kalian tidak tertipu bujuk rayu syaitan, sehingga kalian dapat selamat dalam mengarungi bahtera kehidupan ini, maka perhatikanlah pesan Nabi SAW berikut ini:


Artinya : ""Aku tinggalkan kepada kalian dua pusaka, tidaklah kalian akan tersesat selamanya kalau kalian masih berpegang teguh kepada keduanya yakni Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya".

     Mempelajari, membaca, dan menelaah Al-Qur'an merupakan kewajiban semua kaum muslimin. Barang siapa yang tidak pandai membaca Al-Qur'an berarti mereka telah meninggalkan warisan yang pernah dititipkan Rasulullah SAW kepada kaum muslimin. Al-Hadits merupakan pedoman pokok kedua bagi kita umat Islam Setelah kitab suci Al Qur'an. Karnanya bagi Al-Qur'an ataupun Al-Hadits wajib kita pelajarinya, memeliharanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan kita di dunia ini sehari-hari.

     Kalau memang kita mengakui dan mencintai Nabi Muhammad SAW maka sepantasnya pula kita semua segala apa yang pernah dikatakannya, dikerjakannya, dan segala apa yang pernah ditetapkannya, Allah Berfirman :



Artinya: "Dan taatilah perintah Allah dan perintah Rasul-Nya supaya kamu diberi rahmat". (QS. Ali Imran:132)

menuntut ilmu hukumnya wajib, begitu pula mengamalkannya. Nabi SAW bersabda:



Artinya : "Celakalah bagi orang-orang yang tidak berilmu, dan celakalah pula bagi orang yang berilmu tetapi tidak mengamalkannya". (HR. Abu Nu'aim)

PELAJARI JUGA MATERI SEPUTAR
RIWAYAT NABI MUHAMMAD SAW

Friday, December 8, 2017

DEFINISI SHIYAM


Shiyam dan Shaum secara bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Kata tersebut dipakai untuk menyebut segala macam bentuk menahan diri.
Allah Taala berfirman, menceritakan tentang Maryam 'alaihis salam:

     Yakni, diam dan menahan diri dari bicara.

     Menurut syara,' shiyam adalah menahan diri dari semua pembatal puasa, sejak terbit fajar hingga tenggelam matahari dengan niat beribadah kepada Allah Taala.

Keutamaan dan Faedah Puasa

  • Shiyam termasuk ibadah paling agung dalam mendekatan diri kepada Allah SWT, seorang mukmin diberi pahala karenanya dengan pahala tak terbatas, dengannya dosa-dosa terdahulu diampuni, dengannya wajah seseorang dijauhkan dari api neraka, dengannya seseorang berhak masuk Jannah dari pintu khusus yang disediakan bagi orang-orang berpusa, dengannya pula seorang hamba berbahagia ketika bertemu Rabbnya.

a.       Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“semua amal anak adam menjadi miliknya selain puasa, sesungguhnya puasa itu milik-Ku dan aku sendiri yang akan memberikan pahalany. Puasa adalah perisai, maka jika salah seorang dari kalian sedang puasa, janganlah ia berbuat dosa, berbuat gaduh, dn berbuat bodoh, jika ada orang yang mencaci atau berkelahi dengannya hendaknya ia katakana: “Aku sedang puasa” –dua kali.- Demi Dzat dan jiwa Muhammad ditangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum disisi Allah pada hari kiamat dari pada aroma kasturi. Dan orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: ketika ia berbuka ia bahagia dengan bukanya, dan ketika ia berjumpa Rabbnya ia bahagia dengan puasanya.
b.      Dari Abu Hurairah R.A ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:
"Barang siapa puasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala Allah, diampuni dosa-dosanya yang telah lampau." (HR. Bukhori dan Muslim)
  • Puasa adalah ‘madrasah akhlak’ besar yang disana seorang mukmin melatih banyak sifat, ia adalah jihad melawan hawa nafsu dengan godaan-godaan setan yang kadang mendatanginya, dengan puasa seseorang membiasakan diri untuk bersabar menahan sesuatu yang dilarang dia dekati, dn berbagai kegoncangan serta kengerian yang terkadang datang, ia menjadi tahu arti hidup teratur dan tertib, menumbuhkan dalam dirinya rasa kasih sayang, persaudaraan, solidaritas dan tolong menolong yang mengikat sesama kaum muslimin.

PETUNJUK KHUTBAH

        Khutbah adalah dawah islamiyah yang disampaikan oleh guruku yang masyhur (ahli agama), yang telah di percayai keilmuannya. yang dimana, dalam pelaksanaanya biasanya dilakukan di Masjid, sebelum sholat Jum'at dilaksanakan, atau pada waktu akan dilaksanaknnya sholat ID (Idul Fitri maupun Idul Adha)




1.        RUKUN KHUTBAH
1)        Khatib hsrus membaca khamdalah, memuji kepada Allah di dalam dua khutbah (Khutbah pertama dan khutbah kedua).
2)        Khatib harus membaca sholawat kepad Rasulullah SAW. Didalam 2 khutbah (Khutbah pertama dan khutbah kedua).
3)        Khatib harus berwasiat kepada hadirin agar bertakwa kepada Allah, didalam dua khutbah (Khutbah pertama dan khutbah kedua).
4)        Khatib harus membaca ayat Al-Qur’an pada salah satu dari dua khutbah
5)        Khatib harus membaca do’a untuk seluruh kaum muslimin pada khotbah kedua.

2.        SYARAT-SYARAT KHUTBAH
1)        Khatib harus suci dari dua khadast.
2)        Pakaian Khatib harus suci dari najis.
3)        Khatib harus menutupi aurat.
4)        Khatib harus berdiri bilamana kuasa.
5)        Khotbah harus dilaksanakan pada waktu dzuhur, sesudah matahari terbit.
6)        Khatib harus duduk sebentar dengan tuma’ninah (tenang) diantara dua khutbah.
7)        Khatib harus mengeraskan suaranya waktu berkhutbah sekira dapat didengar hadirin minimal 40 orang.
8)        Khatib harus melaksanakan khutbah dengan berturut-turut antara khutbah pertama dan khutbah kedua, dan antara dua kutbah dengan sholat Jum’at.
9)        Khatib harus menyampaikan rukun-rukun khutbah dengan bahasa Arab. Adapun yang selain rukun boleh dengan bahasa daerah masing-masing.

3.        SUNAH-SUNAH KHUTBAH
1)        Khutbah diucapkan diatas mimbar yang ditempatkan disebelah kanan mihrab.
2)        Khatib hendaknya mengucapkan salam setelah berdiri diatas mimbar
3)        Khatib hendaknya duduk sewaktu azan dikumandangkan oleh bilal.
4)        Khatib hendaknya memegang tongkat dengan tangan kirinya
5)        Khatib hendaknya menyampaikan khutbahnya dengan suara yang baik, sehingga mudah difahami dan diambil manfaatnya oleh para hadirin
6)        Khatib hendaknya tiadak memperpanjang khutbahnya
7)        Khatib hendaknya mengeraskan suaranya melebihi dari yang wajib.

Wednesday, November 15, 2017

ORANG IKHLAS DI TAKUTI SETAN

Kesaksian Syekh Muhammad bin Wasi' ra.

ORANG IKHLAS DI TAKUTI SETAN

       Dikisahkan, ada sebuah pohon besar yang tumbuh rindang di pinggiran kita. pohon tersebut dimasuki setan yang menyebabkan pohon bisa berbicara. karena dipandang mempunyai keramat maka masyarakat kota selalu mengunjunginya untuk meminta berkah dari pohon tersebut. mereka meyakini bahwa pohon tersebut bisa memberi keberkahan dan mengabulkan segala hajatnya.

       Ada seorang alim merasa terusik karena keberadaan pohon tersebut telah menyebabkan kemusrikan kepada umatnya. " Pohon ini telah merusak akidah masyarakat. Aku akan menumbangkannya," kata seorang alim dalam batinnya. Ia kemudian pergi dengan membawa sebuah kampak. ketika ia telah dekat dengan pohon itu, sisetan menjelma manusia dan menghadangnya. "Hendak kemana kamu ?" kata setan.

       "Aku akan menebang pohon yang telah banyak menyesatkan masyarakat," jawabnya. "Kamu tak akan mampu melakukannya," Ucap setan mencoba melemahkan semangatnya," aku pasti mampu melakukannya," jawabnya. Karena setan terus menghalangi, akhirnya mereka berdua terlibat dalam suatu perkelahian. dalam perkelahian itu setan kalah. Setan tersebut segera berdiri dan berkata: "Jangan kamu tebang pohon ini, aku akan memberimu satu dinar tiap hari, dinar itu nanti akan aku letakan dibawah bantalmu. Kamu kan miskin, dinar itu akan banyak manfaatnya bagimu," bujuk setan.

      Sang alim tersebut tertegun sejenak lalu berkata; "Baiklah, aku tak akan menebangnya. Tetapi jika kamu tak tepati janjimu, aku akan datang lagi," ancam si alim. Sang alim itu kemudian pulang, dengan perasaaan yang gembira bercampur penasaran. "siapakah sebenarnya orang yang ia temui dan menghalanginya untuk menebang pohon tersebut," kata batinya.

      Dihari pertama ia menemukan satu dinar dibawah bantalnya, begitu pula pada dihari kedua. Namun, dihari ketiga ia tidak lagi menemukan apa-apa dibawah bantalnya. iapun marah karena merasa dipermainkan. kemudian ia keluar membawa kapak bermaksud untuk menebang pohon itu. Ketika telah dekat dengan pohon, setan yang menjelma menjadi manusia tersebut menghadangnya lagi. "Mau kemana kamu?" tanya setan.

      "Aku akan menebang pohon ini," jawabnya.
     "Kali ini kamu tidak akan mampu menebangnya karena kamu keluar untuk tujuan keduniaan, "kamu marah karena urusan keduniaan. kamu tidak keluar dari tujuanmu yang semula," ejek setan.

    Keduanya kemudian berkelahi, tetapi sang alim kalah. "Sekarang aku lebih kuat darimu, Sebab kemarahanmu bukan karena Allah, tetapi karena tidak mendapat uang," kata setan.

      Kisah diatas terbukti dari kitab yang dikarang Syekh Muhammad bin Wasi' ra. beliau berkata; "Kalian hendaknya memerangi nafsu, karena nafsu adalah pembantu setan,. nafsu yang maksud adalah nafsu amarah. Nafsu ini selalu memerintahmu untuk bermaksiat, dan mengajakmu untuk tidak taat. maka seringlah berdoa dengan lafadz ini :

Bersambung.

Pelajari juga tentang "WAJIB BELAJAR"

KEJUJURAN MENDATANGKAN HIDAYAH

Syekh Abdul Qadir Jaelani ra:
KEJUJURANNYA MENDATANGKAN HIDAYAH

      Syekh Abdul Qadir Jaelay adalah waliyullah yang mempunyai banyak karomah. beliaulah adalah seseorang sosok sufi yang masyhur. ajaran tasawufnya banyak diikuti oleh umat islam. bahwa belaiu akan menjadi orang besar dengan penuh kearifan dan kemasyhuran sudah tampak pada masa kecilnya.

        Diceritakan, ketika Syekh Abdul Qadir Jaelay masih kecil, beliau diajak oleh ibunya menunaikan ibadah haji, beliau sangat terheran melihat lautan manusia sewaktu wukuf di arofah. dalam batinnya beliau berkata,

       Juka di dunia saja, mereka demikian sangat besar, bagaimana nanti saat dikumpulkan Allah SWT di padang mahsyar, akau akan berada dimana, apakah aku bisa bersama-sama dengan mereka?

    sesuai menunaikan ibadah haji, beliau menghadap ibunya meminta restu untuk pergi menuntut ilmu ke baghdad yaitu negara yang terkenal sebagai pusat keilmuan islam pada waktu.

      Ibu, hibahkanlah diriku ini kepada Allah, titipkanlah aku kepada-Nya sampai kita berjumpa 
di masyhar. aku akan menuntut ilmu di baghdad," kataSyekh Abdul Qadir Jaelay kepada ibunya.
"Jika telah buat tekadmu, pergilah menuntut ilmu, aku akan menitipkanmu kepada Allah. ayahmu meninggalkan warisan 80 dinar, 40 dinar untuk mu dan 40 dinar sisanya akan kuberikan kepada saudaramu," kata ibunya.

       saat Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany ingin berangkat ke baghdad, sang ibu membuatkan kantong yang dijahit dibawah ketiak bajunya untuk menyimpan uang yang diberikan untuk bekalnya.

"anakku, kuwasiatkan kepadamu agar kamu selalu jujur, jangan sekali-kali berbohong," pesan ibundanya. kemudian beliau berangkat ke baghdad meninggalkan kota makkah bersama dengan rombongan yang lain. di tengah perjalanan mereka dihadang oleh sekawanan perampok menghampiri Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany dan bertanya :
     "Dari mana asalmu?"
     "Saya berasal dari salah satu Daerah di Makkah,"jawaban Abdul Qadir".
     "Hendak kemana?"
     "Aku hendak menuntut ilmu di baghdad."
     "Apa yang kamu bawa?"
     "saya membawa empat puluh dinar untuk bekal di Baghdad.
     "Dimana kamu letakan uang itu?"
     "Dibawah ketiak ku."
     "Siapa yang menyimpanya disitu?"
     "Saya, atas wasiat dari ibuku."
     "Mari ikut aku," ajak siperampok sambil menggandeng Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany untuk menghadap pimpinannya.
     "Ketua, jika ia memiliki uang tentu ia akan naik kendaraan, "jawabanya.
     "Tanyalah kepadanya!" pinta perampok yang menggandeng Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany itu.
     "Hai anak kecil, apa yang kamu bawa?"
tanya sang ketua perampok kepada Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany.
     "Empat puluh dinar yang diletakan dibalik jahitan dibawah ketiakku," katanya sambil menunjukan letak uang itu.
     "Kamu hendak kemana?" tanya sang pemimpin.
     "Saya hendak ke baghdad untuk menuntut ilmu," jawab Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany.
     "Mengapa kamu katakan bahawa kamu memiliki uang, padahal kamu tau bahwa kami adalah sekawanan perampok yang hendak merampas uangmu?" tanya sang pemimpin.
    "Ibundaku berwasiat agar aku selalu jujur dalam keadaan apapun. tidaklah pantas kalau aku menghianatinya," jelasnya.
     Mendengar jawaban Syekh Abdul Qadir Al-Jaelan, pimpinan perampok tertegun.
"anak kecil ini tidak mau melanggar janji dan menghianati ibunya. sedang kami selama bertahun-tahun selalu melanggar janji kami kepada Tuhan.
     Kami selalu mencuri dan merampok. bagaimana keadaan kami nanti dihadapan Allah?" gumam pemimpin perampok tersebut dalam batinnya.
     Ia lalu menangis dan mengangkat pandangannya ke langit seraya berkata: "Ya Allah, aku bertaubat kepada Mu karena anak ini."

      "Bagaimana dengan kalian, wahai saudara-saudaraku?" tanya pimpinan tersebut kepada anak buahnya.
      "Bertahun-tahun tuan mengajari kami merampok, maka jika anda ingin bertaubat kepada Allah, kamipun akan mengikutinya. Selama ini anda telah memimpin kami mencuri dan merampok, sekarang pimpinlah bertaubat kepada Allah," jawab mereka kemudian perampok yang berjumlah 40 orang bersama-sama bertaubat kepada Allah.
      "Wahai saudara-saudara sekalian, siapa yang barangnya kami rampok harap ambil kembali. kami telah bertaubat kepada Allah," kata kawan perampok itu kepada rombongan yang bersama Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany.
      Setelah mereka mengembalikan barang-barang rampokannya kepada pemiliknya mereka berkata kepada Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany,
      "kami ingin pergi bersamamu ke Baghdad untuk menuntut ilmu." Peristiwa menakjubkan ini terjadi berkata kejujuran Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany.
      Dikisahkan, pada waktu menuntut ilmu di Baghdad, Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany. dan kawan-kawannya pernah kehabisan uang. selama 7 hari mereka kelaparan karena tidak mempunyai uang untuk membeli makanan. beliau berkata kepada kawan-kawannya,
      "kawan-kawan tetaplah kalian disini, aku akan berusaha mencari makanan di luar untuk kalian. juka Allah memberikan rezeki, maka aku akan segera kembali."
      beliau kemudian berangkat untuk mencari rezeki dari satu tempat ketempat yang lain, tetap usahanya sia-sia. beliau tedak menemukan sedikitpun rezeki untuk bisa diberikan kepada kawan-kawannya. hingga beliau karena sudah merasa sudah lelah dan lemas karena kelaparan maka beliau menghampiri sebuah masjid dan berniat istirahat di masjid tersebut.
      "Lebih baik aku tidur di masjid ini. jika Allah menghendaki aku meninggal, maka aku akan meninggal di rumah-Nya," katanya dalam batin.
      Saat beliau berbaring dimasjid tersebut untuk menunggu ajalnya karena sangat kelaparan, datang seorang lelaki dan duduk disampingnya. ia membawa makanan dan bermaksud makan didekat Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany. tiba-tiba beliau di ajak makan oleh lelaki tersebut.
      "Wahai anak muda mari makan bersamaku!" ajak lelaki itu.
      "Alkhamdulillah," jawab Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany.
      "sudah tujuh hari aku di negara ini mencari seorang anak bernama Syekh Abdul Qadir. Namun, hingga hari ini aku belum menemukannya. ibunya menitipkan kepadaku uang delapan dinar untuk diberikan kepadanya, tetapi bekalku telah habis, maka hari ini aku mengambil satu dinar dari uang titipan itu untuk membeli makanan agar dapat meneruskan pencarianku," kata lelaki tersebut usai makan bersama Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany.
     Mendengar kata perlelaki itu  Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany terdiam sejenak syara memperhatikan lelaki tersebut kemudian berkata, " Aku adalah Abdul Qadir, orang yang selama ini kamu cari."
      "Benarkah itu!" kamukah Abdul Qadir?" tanyanya keheranan.
      Setelah terdiam beberapa saat, lelaki itu kemudian berkata "Tadi kamu adalah tamuku, tetapi sekarang aku menjadi tamumu."
      "Berikanlah tujuh dinar kepadaku, dan simpanlah  untukmu sisa dari satu dinar yang telah kamu belajakan," kata beliau kepada lelaki itu.
      Setelah memberikan tujuh dinar kepada Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany. lelaki tersebut berpamitan dan berpisah dengan perasaan gembira, kemudian Syekh Abdul Qadir Al-Jaelany pulang kepada kawan-kawannya dan meyerahkan uang itu kepada mereka seraya berkata, "ambilah uang ini dan belanjakanlah semuanyauntuk kepereluan kalian!"

      Kisah diatas adalah baru sepenggal dari kisah kehidupannya, masih tereamat banyak cerita beliau

semoga MEMBAWA MANFAAT BAGI KITA

Pelajari juga tentang "WAJIB BELAJAR"