SELAMAT DATANG

MATERI ENSIKLOPEDI PUASA - ZAKAT DAN MATERI LAIINYA YANG DISESUAIKAN DENGAN BUKU - Pemberdaya Situs ATB Of Indonesia

Friday, December 8, 2017

DEFINISI SHIYAM


Shiyam dan Shaum secara bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Kata tersebut dipakai untuk menyebut segala macam bentuk menahan diri.
Allah Taala berfirman, menceritakan tentang Maryam 'alaihis salam:

     Yakni, diam dan menahan diri dari bicara.

     Menurut syara,' shiyam adalah menahan diri dari semua pembatal puasa, sejak terbit fajar hingga tenggelam matahari dengan niat beribadah kepada Allah Taala.

Keutamaan dan Faedah Puasa

  • Shiyam termasuk ibadah paling agung dalam mendekatan diri kepada Allah SWT, seorang mukmin diberi pahala karenanya dengan pahala tak terbatas, dengannya dosa-dosa terdahulu diampuni, dengannya wajah seseorang dijauhkan dari api neraka, dengannya seseorang berhak masuk Jannah dari pintu khusus yang disediakan bagi orang-orang berpusa, dengannya pula seorang hamba berbahagia ketika bertemu Rabbnya.

a.       Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“semua amal anak adam menjadi miliknya selain puasa, sesungguhnya puasa itu milik-Ku dan aku sendiri yang akan memberikan pahalany. Puasa adalah perisai, maka jika salah seorang dari kalian sedang puasa, janganlah ia berbuat dosa, berbuat gaduh, dn berbuat bodoh, jika ada orang yang mencaci atau berkelahi dengannya hendaknya ia katakana: “Aku sedang puasa” –dua kali.- Demi Dzat dan jiwa Muhammad ditangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum disisi Allah pada hari kiamat dari pada aroma kasturi. Dan orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: ketika ia berbuka ia bahagia dengan bukanya, dan ketika ia berjumpa Rabbnya ia bahagia dengan puasanya.
b.      Dari Abu Hurairah R.A ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:
"Barang siapa puasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala Allah, diampuni dosa-dosanya yang telah lampau." (HR. Bukhori dan Muslim)
  • Puasa adalah ‘madrasah akhlak’ besar yang disana seorang mukmin melatih banyak sifat, ia adalah jihad melawan hawa nafsu dengan godaan-godaan setan yang kadang mendatanginya, dengan puasa seseorang membiasakan diri untuk bersabar menahan sesuatu yang dilarang dia dekati, dn berbagai kegoncangan serta kengerian yang terkadang datang, ia menjadi tahu arti hidup teratur dan tertib, menumbuhkan dalam dirinya rasa kasih sayang, persaudaraan, solidaritas dan tolong menolong yang mengikat sesama kaum muslimin.

No comments:

Post a Comment

bijaklah dalam komentar