SELAMAT DATANG

MATERI ENSIKLOPEDI PUASA - ZAKAT DAN MATERI LAIINYA YANG DISESUAIKAN DENGAN BUKU - Pemberdaya Situs ATB Of Indonesia

Wednesday, November 15, 2017

ORANG IKHLAS DI TAKUTI SETAN

Kesaksian Syekh Muhammad bin Wasi' ra.

ORANG IKHLAS DI TAKUTI SETAN

       Dikisahkan, ada sebuah pohon besar yang tumbuh rindang di pinggiran kita. pohon tersebut dimasuki setan yang menyebabkan pohon bisa berbicara. karena dipandang mempunyai keramat maka masyarakat kota selalu mengunjunginya untuk meminta berkah dari pohon tersebut. mereka meyakini bahwa pohon tersebut bisa memberi keberkahan dan mengabulkan segala hajatnya.

       Ada seorang alim merasa terusik karena keberadaan pohon tersebut telah menyebabkan kemusrikan kepada umatnya. " Pohon ini telah merusak akidah masyarakat. Aku akan menumbangkannya," kata seorang alim dalam batinnya. Ia kemudian pergi dengan membawa sebuah kampak. ketika ia telah dekat dengan pohon itu, sisetan menjelma manusia dan menghadangnya. "Hendak kemana kamu ?" kata setan.

       "Aku akan menebang pohon yang telah banyak menyesatkan masyarakat," jawabnya. "Kamu tak akan mampu melakukannya," Ucap setan mencoba melemahkan semangatnya," aku pasti mampu melakukannya," jawabnya. Karena setan terus menghalangi, akhirnya mereka berdua terlibat dalam suatu perkelahian. dalam perkelahian itu setan kalah. Setan tersebut segera berdiri dan berkata: "Jangan kamu tebang pohon ini, aku akan memberimu satu dinar tiap hari, dinar itu nanti akan aku letakan dibawah bantalmu. Kamu kan miskin, dinar itu akan banyak manfaatnya bagimu," bujuk setan.

      Sang alim tersebut tertegun sejenak lalu berkata; "Baiklah, aku tak akan menebangnya. Tetapi jika kamu tak tepati janjimu, aku akan datang lagi," ancam si alim. Sang alim itu kemudian pulang, dengan perasaaan yang gembira bercampur penasaran. "siapakah sebenarnya orang yang ia temui dan menghalanginya untuk menebang pohon tersebut," kata batinya.

      Dihari pertama ia menemukan satu dinar dibawah bantalnya, begitu pula pada dihari kedua. Namun, dihari ketiga ia tidak lagi menemukan apa-apa dibawah bantalnya. iapun marah karena merasa dipermainkan. kemudian ia keluar membawa kapak bermaksud untuk menebang pohon itu. Ketika telah dekat dengan pohon, setan yang menjelma menjadi manusia tersebut menghadangnya lagi. "Mau kemana kamu?" tanya setan.

      "Aku akan menebang pohon ini," jawabnya.
     "Kali ini kamu tidak akan mampu menebangnya karena kamu keluar untuk tujuan keduniaan, "kamu marah karena urusan keduniaan. kamu tidak keluar dari tujuanmu yang semula," ejek setan.

    Keduanya kemudian berkelahi, tetapi sang alim kalah. "Sekarang aku lebih kuat darimu, Sebab kemarahanmu bukan karena Allah, tetapi karena tidak mendapat uang," kata setan.

      Kisah diatas terbukti dari kitab yang dikarang Syekh Muhammad bin Wasi' ra. beliau berkata; "Kalian hendaknya memerangi nafsu, karena nafsu adalah pembantu setan,. nafsu yang maksud adalah nafsu amarah. Nafsu ini selalu memerintahmu untuk bermaksiat, dan mengajakmu untuk tidak taat. maka seringlah berdoa dengan lafadz ini :

Bersambung.

Pelajari juga tentang "WAJIB BELAJAR"

No comments:

Post a Comment

bijaklah dalam komentar